Kebiasaan, keluarnya cepet !!

Pagiiiiiii sob . . . . . . .

Pagi ini dingin sekali, karena domisiliku berada di Kota terkeras se Jawa Timur yaitu Kota Batu. Di sini biasanya dinginnya bisa sampai minus derajat celcius, itu kalo kalian tidurnya di dalem kulkas. hihihihihi

Pagi ini ayas (saya) ditemani kopi buatin memes (mama) dan sebatang rokok yang selalu menemaniku, karena ayas perokok ya gaes. Dan juga ditemani dengan nada sumbang yang gak jelas suaranya.

Pagi ini ayas akan sedikit bercerita pengalaman ayas yang katanya tentang terjun di dunia haha hihi saat pertama kali. (bloger baru yang mulai songong) #hahaha

Oke . . .  Pada dasarnya memang ayas akui, ayas memang sering berganti ganti hobi mencari jati diri cuy. Yaaa namanya juga manusia cuy, mau mencari apa lagi kalau bukan jati diri. Kalau mau cari uang itu kan kerja namanya.

Balik ke topik yaaaa !! (pake tanda seru biar keliatan jahatnya)

Gak lengkap rasanya kalo ayas belum cerita awal mula ayas mengawali karir di masa kecil. Yaa dong musti tetep songong dong. hahahaha

O K E . . . . .

Suatu hari di saat masih balita ayas suka sekali bermain bola, alhasil sejak SD ayas bergabung dengan sekolah sepak bola kampung. Yaaaaa namanya juga anak kecil yaa, keinginan untuk menjadi pemain bola sirna begitu saja semenjak masuk kelas 6 SD. Laaaaah cepet banget ?? (iyaaa emang kebiasaan keluarnya cepet) #haha. Ketika masuk kelas 6 SD ayas tergoda untuk ikut kelas karate, hal itu terjadi lantaran ayas sering diganggu oleh cewek cewek nakal hahaha. Nggak bukan, itu terjadi begitu saja. Karate pun juga hanya sampai lulus SD aja gaess, kan udah ayas bilang (kebiasaan keluarnya cepet).

Dunia SD pun telah berganti jadi dunia SMP, mulailah mengerti sama yang namanya kodew sinam (cewek manis). Dari situ ayas berfikir lagi, gimana ya caranya menaklukan hati wanita ??. Yaaaaa namanya juga anak SMP yaa, kalo ada yang ditaksir pasti segala cara akan dilakuin untuk mendapatkan perhatian sang wanita idaman. Ohh oke, akhirnya ayas balik lagi ke dunia bola. Dengan trik trik jugling dan gocekan gocekan ala Bambang Pamungkas, ternyata gak ada hasilnya juga. Malahan cewek cewek pada ilfil sama ayas ,karena sejak main bola lagi badan berubah jadi item dekil lusuh bau keringet. Itu takdir apa nasib ya ??

Ayas tidak patah semangat gaes, sudah terlanjur bermain air ya harus berani nyebur dong ??. Setelah terlanjur bermain bola, ayas mencoba ikut SSB yang lebih gede lagi di Kota Malang.

Indonesia Muda. . . . . . .

Bukan sekedar SSB gaes, di sana juga turut menyumbang pemain pemain sebak bola nasional yang tidak diragukan lagi. Kebayang kan semangatnya gimana pada saat itu ?? Karena ayas punya pedoman hidup “Hidup itu gak boleh setengah setengah”. Ya ku nikmatin aja pada saat itu, ayas rela pulang sekolah lari larian ngejar angkot. Terus turun dari angkot ayas masih berlari ke rumah untuk makan siang, makan siang selesai ayas masih berlari lagi naik angkot dan turun lagi dari angkot dan terus berlari kayak di lagu nya Captain Tsubasa.

Perlu diketahui gaes, “semua kerja keras itu tidak ada yang sia sia”. Alhasil dengan bangga di umur 14 tahun ayas berpartisipasi dalam turnament bola yang diadakan oleh Persema pada waktu itu. Mulai pertandingan pertama sampai semi final, ayas bersama tim tidak pernah menelan kekalahan dan semua pertandingan clean sheet dengan kemenangan. Ketika masuk semi final, mala petaka pun terjadi menimpa ayas yang tidak berdosa ini. Seorang wasit menghadiahkan sebuah kartu merah pertama dan terakhir untuk ayas, saya masih ingat betul kejadiaan saat itu. Menangis adalah hal yang pertama saya lakukan di atas lapangan, padahal saya tidak berbuat apa apa.

Memang kalau ingin persepak bolaan di Negara kita maju, kita harus “mengobati perangkat yang bersinggungan dengan bola itu sendiri”. (curcol)

Itu kartu merah pertama dan terakhir ayas gaes, jadinya ?? keluar lagi cari bidang yang laen gaes. (kebiasaan keluarnya cepet)

Naaaaahhhh ini lah perjalanan dunia haha hihi ku di mulai. Setelah SMA ayas mencoba melupakan kenangan kenangan indah yang pernah kunikmati dan berakhir di SMP.

“Cukuuupppp cukuuuppp sampai disini kisah kelamku, ini saatnya aku menjemput keberhasilanku”. (bisikan hati gaes)

“Nak permisi, bisa gak kamu pake hati sendiri buat ngomong ?? Ibu masih banyak masalah yang harus dibicarakan pake hati nih”

“Maaf bu”

Iyaaaa , setelah lulus SMA ayas pindah dari kota Malang ke Kota Batu. Hal ini terpaksa karena memesku sedang ada masalah yang tidak bisa lagi ditolelir. Akhirnya ayas ngikut saja pindah, “sekalian biar deket sama kampus UMM” kata memesku.

Dua tahun berjalan dengan hampa, tidak tau apa yang harus kulakukan. Tidak ada kolega yang bisa ku ajak bergaul di Kota baruku, karena muda mudi disini adalah muda mudi pekerja.

“Tidak ada hal yang terjadi secara kebetulan”

Semuanya memang sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa. Ayas mulai kebingungan resah dan gundah gulana, ada pikiran pikiran negatif yang berbicara “aku harus kerja”. Siang malam ayas menyibukan diri dengan mencari pekerjaan, tanpa makan minum dan uring uringan. (lebay)
Keesokan harinya tawaran kerja datang kepadaku,

“Med, ayo kerja ikut aku” (kata seorang yang tidak ingin kusebutkan namanya)

“Okeeee”

Hanya sehari aku bisa bertahan dari pekerjaan itu. Badan pegel pegel, linu, kurap, kutu air, dan kadas adalah nama nama penyakit. (hahaha)

Yaaa, aku memang orang yang tidak bisa bekerja keras di hari pertama aku bekerja. Lagi lagi kebiasaan terlalu cepat keluar !

Aku berfikir lagi, apa bidang yang cocok untuk seorang seperti ku ini. Siang malam ayas mencoba mencari pekerjaan yang cocok untukku.

Ahaaaaaa !!!

“Dicari pelawak untuk pembuatan SITKOM” (sit itu duduk, kom itu komedi)

Ini adalah woro woro salah satu Manajemen Artis di Kota Malang yang akan memulai karirnya. Dari woro woro itu, mulailah ayas memberanikan diri untuk bergabung di  manajemen tersebut. Tidak main main ! ternyata ada audisi yang harus dilewati untuk bergabung di manajemen tersebut. “Waduuuuhhhh mau melawak model apa ini ya ??”

Pada saat itu tahun 2014, yang namanya Stand Up Comedy memang belum booming seperti saat ini. “pake konsep Stand Up aja wes” kataku. Sempat mengalami keterbatasan pengetahuan mengenai Stand Up itu apa, banyolannya seperti apa. Karena memang ayas basic nya bukanlah komedian, biasalah Jawa Timur kan terkenal dengan modal nekatnya. Akhirnya aku nekat dengan mengumpulkan bahan bahan guyonan (jokes) pada saat berangkat menuju audisi. Namanya juga nekat, entah itu Set up atau Punch line ayas tidak mempertimbangkannya lagi. Yang penting ikut audisi !!

Dengan semangat tinggi ayas membawakan jokes modal nekat karangan bebas di depan orang banyak. Tidak ada yang tertawa satu tawa pun, “harus ada cara lain nih !” “ahaaaaaaa”. Ayas mengeluarkan jurus celometan, dan tidak diragukan lagi kekuatan dari jurus celometan. Serentak semua orang yang berada di situ tertawa semua.

Dan dari ajang ini lah karir melawak ku dimulai !!!!

Hahaha , mungkin tulisan ini terkesan tidak tertata rapi dan menjurus buruk. Yaaa namanya juga belajar menulis, harap dimaklumi lah. haha

Mungkin sekian dulu lah cerita pengalaman yang ayas bagi untuk kalian gaes, semoga bermanfaat dan termotivasi.

INGAT !! Tidak ada usaha yang sia sia !!

Sekian Wasalam

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s